Kolaborasi PAM Jaya dan TP PKK Perangi Stunting di Jaksel, 271 Balita Terima Bantuan Gizi

Jakarta – Upaya perangi stunting di Jaksel mendapat dorongan signifikan dengan terjalinnya kerjasama antara PT PAM JAYA melalui Dharma Wanita PAM Jaya dan Tim Penggerak PKK (TP) Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan Kesepakatan tentang Percepatan Penurunan Stunting di Jakarta Selatan, yang sejalan dengan komitmen bersama untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak di wilayah tersebut.

Bertempat di RPTRA Anggrek Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada hari Selasa (21/5/2024), PAM Jaya dan Dharma Wanita PAM Jaya mengukuhkan komitmennya dengan menjadi orang tua asuh bagi 271 balita atau anak berstatus gizi underweight, kurang, dan stunting di Jakarta Selatan.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dan mencegah terjadinya stunting di masa depan.

Meningkatnya Jumlah Penerima Manfaat

Pada kesempatan ini, Ketua Dharma Wanita Perumda PAM Jaya, Lya Arief Nasrudin, mengungkapkan rasa senangnya atas kerjasama ini.

Ia menyampaikan bahwa jumlah penerima manfaat tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. “Hari ini saya sangat senang Perumda PAM Jaya kembali menunjukkan kepeduliannya kepada 271 dari 700 anak terduga stunting yang menjadi target kami tahun ini,” ujarnya.

Tahun lalu, penerima manfaat program penurunan stunting PAM Jaya hanya berjumlah 50 anak. Namun, pada tahun 2024, jumlahnya meningkat drastis menjadi 271 anak/balita.

Peningkatan ini menunjukkan komitmen kuat PAM Jaya dan Dharma Wanita PAM Jaya dalam memerangi stunting di Jakarta Selatan.

Fokus Bantuan di Lima Kecamatan

Dharma Wanita PAM Jaya memfokuskan upayanya di lima kecamatan yang mencakup 12 kelurahan di Jakarta Selatan.

Kelima kecamatan tersebut adalah Cilandak, Pesanggrahan, Jagakarsa, Kebayoran Lama, dan Ciganjur. Bantuan gizi yang diberikan berupa makanan lengkap dua kali sehari dan snack satu kali sehari selama periode tertentu, disesuaikan dengan status gizi anak.

Baca Juga  The Ravages of Time S2 Telah Hadir dengan Cerita Baru

Upaya Pencegahan Stunting yang Berkelanjutan

Penanganan stunting di Jakarta Selatan tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan gizi. Upaya pencegahan dan edukasi juga terus dilakukan oleh PAM Jaya dan TP PKK Jakarta Selatan.

Hal ini dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti sosialisasi kepada orang tua tentang pentingnya gizi dan pola asuh anak, serta penyuluhan tentang pencegahan stunting.

Kerjasama Multi Pihak Diperlukan

Memerangi stunting membutuhkan kerjasama multi pihak. Selain PAM Jaya dan TP PKK Jakarta Selatan, berbagai pihak lain juga perlu terlibat, seperti pemerintah daerah, puskesmas, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta.

Dengan kerjasama yang solid dan berkelanjutan, diharapkan angka stunting di Jakarta Selatan dapat diturunkan secara signifikan.

Dampak Positif bagi Generasi Penerus Bangsa

Upaya pencegahan dan penanganan stunting di Jakarta Selatan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan gizi anak-anak di wilayah tersebut.

Hal ini pada akhirnya akan berkontribusi pada terwujudnya generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan produktif.

Komentar