RDF Plant Rorotan Diresmikan, Mampu Olah 2.500 Ton Sampah Per Hari dan Reduksi 30% Sampah ke Bantargebang

Jakarta – Kabar gembira bagi warga DKI Jakarta! Hari ini, RDF Plant Rorotan diresmikan Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, fasilitas pengolahan sampah terbesar di Indonesia yang terletak di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

RDF Plant Rorotan merupakan proyek strategis Pemprov DKI Jakarta dalam upaya mewujudkan kota bebas sampah. Fasilitas ini didirikan dengan nilai proyek Rp1,15 Triliun dan ditargetkan beroperasi pada awal tahun 2025.

Kapasitas Pengolahan Besar

RDF Plant Rorotan memiliki kapasitas pengolahan sampah yang luar biasa, yaitu 2.500 ton sampah per hari. Sampah-sampah tersebut, terutama sampah anorganik, akan diolah menjadi bahan bakar alternatif yang disebut RDF (Refuse Derived Fuel). RDF ini nantinya dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik dan panas dengan emisi karbon yang rendah.

Manfaat Ganda

Kehadiran RDF Plant Rorotan membawa banyak manfaat bagi DKI Jakarta, di antaranya:

  • Pengurangan Sampah ke Bantargebang: RDF Plant Rorotan mampu mereduksi 30% sampah yang sebelumnya dikirim ke TPST Bantargebang. Hal ini membantu mengatasi penumpukan sampah di Bantargebang yang selama ini menjadi permasalahan besar.
  • Produksi Energi Ramah Lingkungan: RDF yang dihasilkan dari pengolahan sampah di RDF Plant Rorotan dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif untuk menghasilkan energi listrik dan panas. Penggunaan RDF ini lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan bakar fosil.
  • Menuju Kota Bebas Sampah: RDF Plant Rorotan merupakan salah satu langkah penting dalam program Pemprov DKI Jakarta untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota bebas sampah.
Baca Juga  Era Baru Eksplorasi Luar Angkasa: Misi Kolonisasi Mars Menjadi Kenyataan?

Komentar