Bolehkah Sikat Gigi Saat Berpuasa? Cek Tips By Ustad Somad Sikat Gigi Saat Puasa!

Bulan Ramadhan identik dengan berbagai amalan ibadah, salah satunya adalah puasa. Di bulan ini, umat Islam menahan diri dari makan dan minum, serta hawa nafsu lainnya, dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul selama bulan Ramadhan adalah mengenai hukum menggosok gigi saat berpuasa. Apakah sikat gigi membatalkan puasa?Tips By Ustad Somad Sikat Gigi Saat Puasa!

Ustad Abdul Somad (UAS), pendakwah kondang, memberikan penjelasan mengenai hukum menggosok gigi saat menjalankan puasa Ramadhan.

“Menggosok gigi saat berpuasa diperbolehkan, namun ada batas waktu yang harus diperhatikan,” ujar UAS dalam video yang diunggah di kanal Youtube Ustad Abdul Somad Official.

Menurut UAS, dianjurkan untuk menggosok gigi setelah makan sahur. Setelah Dzuhur, tidak dianjurkan untuk sikat gigi dengan pasta gigi.

“Tetap gosok gigi setelah makan sahur, tapi setelah Dzuhur jangan lagi. Ini setelah Dzuhur jam 2, jam 3, jam 4, jam-jam kritis, disitulah dia gosok, pakai menthol pulak. Jangan,” jelas UAS.

Alasannya:

  • Setelah Dzuhur, dikhawatirkan air atau pasta gigi tertelan dan membatalkan puasa.
  • Pasta gigi mengandung rasa, menimbulkan keraguan dan makruh.

Tips sikat gigi saat puasa:

  • Gunakan sikat gigi berbulu halus.
  • Sikat gigi dengan air saja, tanpa pasta gigi.
  • Bersihkan gigi secara perlahan dan menyeluruh.
  • Berkumurlah dengan air secukupnya.

Alternatif pasta gigi:

  • Baking soda: Campurkan baking soda dengan sedikit air dan sikat gigi seperti biasa.
  • Siwak: Gunakan siwak untuk membersihkan gigi dan gusi.

Sikat gigi saat puasa diperbolehkan dengan batasan waktu dan cara yang tepat. Menjaga kebersihan mulut dan gigi tetap penting saat berpuasa.

Ustadz Somad juga mengingatkan agar umat Islam tidak ragu untuk bertanya kepada ulama atau ahli agama jika memiliki pertanyaan seputar hukum Islam, termasuk mengenai sikat gigi saat puasa.

Baca Juga  Sejarah Masuknya Islam di Bosnia dan Herzegovina

“Jangan ragu bertanya kepada ulama, jangan ragu, supaya puasamu sah,” imbuh UAS.

UAS juga mengingatkan agar umat Islam tidak lupa untuk membersihkan lidah saat sikat gigi. Hal ini karena lidah merupakan tempat berkumpulnya bakteri yang dapat menyebabkan bau mulut.

“Lidah itu tempatnya bakteri, jadi jangan lupa dibersihkan,” ujar UAS.

Selain sikat gigi, UAS juga menyarankan untuk menggunakan dental floss untuk membersihkan sela-sela gigi. Hal ini untuk memastikan semua kotoran dan sisa makanan di gigi benar-benar bersih.

Tips Menjaga Kebersihan Mulut dan Gigi Saat Puasa:

  • Sikat gigi dua kali sehari, setelah makan sahur dan sebelum tidur.
  • Gunakan sikat gigi berbulu halus.
  • Sikat gigi dengan air saja, tanpa pasta gigi.
  • Bersihkan gigi secara perlahan dan menyeluruh.
  • Berkumurlah dengan air secukupnya.
  • Gunakan dental floss untuk membersihkan sela-sela gigi.
  • Minum air putih yang cukup untuk menjaga mulut tetap lembap.
  • Hindari makanan dan minuman yang manis dan lengket.
  • Perbanyak konsumsi buah dan sayur.
  • Berhenti merokok.

Dengan menjaga kebersihan mulut dan gigi, umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan lebih nyaman dan khusyuk.

Manfaat Menjaga Kebersihan Mulut dan Gigi:

  • Menghindari bau mulut.
  • Menjaga kesehatan gigi dan gusi.
  • Meningkatkan rasa percaya diri.
  • Meningkatkan kesehatan pencernaan.
  • Mencegah penyakit kronis.

Menjaga kebersihan mulut dan gigi merupakan bagian dari menjaga kesehatan tubuh. Hal ini penting dilakukan, terutama saat berpuasa. Dengan mengikuti Tips By Ustad Somad Sikat Gigi Saat Puasa, umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan lebih nyaman dan khusyuk.

Komentar