Kenaikan Gaji di Perusahaan Jepang dan Singapura, Bagaimana dengan Indonesia?

Kenaikan GajiTren kenaikan gaji besar-besaran di sektor swasta, seperti yang terjadi di Jepang dan Singapura, telah menjadi sorotan internasional. Perusahaan-perusahaan di kedua negara tersebut memberikan kenaikan gaji yang signifikan kepada karyawan mereka, menandai momentum yang kuat dalam pengupahan.

Sementara perusahaan-perusahaan Jepang, termasuk raksasa otomotif seperti Toyota Motor, mengumumkan kenaikan upah terbesar dalam beberapa dekade, di Singapura hampir sepertiga pengusaha berencana menaikkan gaji dalam waktu dekat. Namun, sementara kenaikan gaji ini menggembirakan bagi karyawan, di Indonesia, situasinya jauh berbeda

Kenaikan Gaji di Jepang

Serikat pekerja industri terbesar di Jepang mengumumkan, Kamis (14/3/2024) bahwa kenaikan gaji rata-rata yang ditawarkan oleh 231 perusahaan untuk karyawan penuh waktu dan paruh waktu adalah yang terbesar sejak 2013. Pengumuman ini muncul sehari setelah pabrikan besar Jepang, dipimpin Toyota Motor dan termasuk Panasonic, Nippon Steel dan Nissan, setuju sepenuhnya memenuhi tuntutan serikat pekerja untuk kenaikan gaji pada pembicaraan upah tahunan tahun ini.

Toyota Motor memberikan kenaikan gaji terbesar dalam 25 tahun kepada pekerjanya. Kenaikan ini dilakukan guna memberikan kelonggaran bagi bank sentral untuk membuat perubahan kebijakan penting pada pekan depan. Perusahaan juga telah menyetujui tuntutan pekerja untuk menaikkan gaji bulanan sebesar JPY28.440 atau sekitar Rp3 juta.

UA Zensen, serikat pekerja yang didirikan pada 2012 mewakili 2.237 serikat pekerja dan 1,8 juta pekerja di Jepang, mengumumkan kenaikan upah rata-rata tertimbang sebesar 5,9 persen tahun ini untuk pekerja penuh waktu. Selain itu juga kenaikan 6,5 persen untuk pekerja paruh waktu pada pembicaraan perburuhan yang selesai sehari sebelumnya.

Pertumbuhan upah yang kuat diperkirakan, mengutip Reuters, akan memicu inflasi berkelanjutan dan stabil, yang merupakan prasyarat untuk mengakhiri suku bunga negatif. Spekulasi meningkat bahwa Bank of Japan mungkin menaikkan suku bunga negatif pada pertemuan penetapan kebijakan tanggal 18-19 Maret minggu depan.

Baca Juga  Aniplus-Asia Akan Tayangkan Simultan Musim Kelima Anime Bungo Stray Dogs

Kenaikan Gaji di Singapura

Kementerian Tenaga Kerja (MOM) Singapura dalam laporan pasar tenaga kerja terbarunya Kamis (14/3/2024) mengumumkan, hampir sepertiga pengusaha di Singapura berencana menaikkan upah pada kuartal pertama 2024. Berdasarkan hasil jajak pendapat Desember 2023, sekitar 32,6 persen perusahaan mempunyai niat menaikkan upah dalam tiga bulan pertama 2024.

Mengutip Channel News Asia (CNA), hasil jajak pendapat ini naik dari angka terendah sebesar 18 persen pada bulan September 2023. Sekitar 47,7 persen perusahaan yang disurvei pada Desember 2023 juga memiliki rencana untuk merekrut pekerja pada tiga bulan pertama tahun ini, naik dari 42,8 persen pada bulan September tahun lalu.

MOM mengatakan bahwa surveinya menunjukkan adanya perbaikan dalam sentimen bisnis seiring dengan perkiraan Kementerian Perdagangan dan Perindustrian mengenai prospek pertumbuhan ekonomi yang membaik pada tahun 2024. Namun, dengan masih adanya hambatan global, perusahaan juga memperkirakan restrukturisasi dan reorganisasi bisnis akan terus berlanjut, yang dapat berkontribusi pada pengurangan pekerja lebih lanjut.

Bagaimana dengan Indonesia?

Pemerintah sudah mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2024. Hasilnya, UMP dan UMK yang kenaikannya tipis itu banyak diprotes oleh buruh karena merasa tidak puas.

Aturan Kenaikan UMP 2024 sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Berdasarkan aturan ini, kenaikan upah di 38 Provinsi di Indonesia diperhitungkan berdasarkan tiga variabel, yaitu inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks penilaian tertentu.

Nilai penyesuaian upah minimum 2024 dihitung dengan menambahkan inflasi dengan hasil perkalian antara pertumbuhan ekonomi dikali indeks tertentu (α) dalam rentang yaitu 0,10 sampai dengan 0,30, kemudian dikalikan dengan upah minimum tahun berjalan. Dengan aturan tersebut, tentu saja keputusan kenaikan upah ini jauh di bawah tuntutan buruh yang sebesar 15%. Dalam pengumuman UMP 2024, dari 33 provinsi hanya naik 3,8 persen.

Baca Juga  Tantangan dan Masa Depan AI Generatif: Biaya, Risiko, dan Regulasi

Tak pelak, sempat terjadi aksi protes tak hanya terjadi di DKI Jakarta, tapi juga di berbagai daerah. Di Jawa Barat, kenaikan upah minimum sebesar Rp70 ribu ditolak oleh para pekerja. Beberapa kalangan menilai bahwa upah minimum pekerja harus lebih tinggi agar dapat mempercepat tujuan Indonesia menjadi negara maju sebelum 2045. Namun hingga saat ini paradigma tentang upah masih belum sama antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.

Komentar