Dompet Rakyat Menipis! Tarif Pajak Kendaraan di Jakarta Naik Jadi 10 Persen

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menaikkan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) menjadi 10 persen dari sebelumnya sebesar 5 persen. Kenaikan ini berlaku mulai tanggal 5 Januari 2024.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta Edi Sumantri mengatakan, kenaikan tarif PBBKB ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Penyesuaian tarif PBBKB ini dilakukan untuk meningkatkan PAD DKI Jakarta,” ujarnya, Selasa (30/1).

Edi mengatakan, kenaikan tarif PBBKB ini tidak akan terlalu membebani masyarakat. Sebab, kenaikan ini hanya sebesar 5 persen.

“Kenaikan ini tidak akan terlalu membebani masyarakat. Sebab, kenaikannya hanya sebesar 5 persen,” ujarnya.

Kenaikan tarif PBBKB ini mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Ada yang mendukung, ada pula yang menyayangkan. Pihak yang mendukung mengatakan bahwa kenaikan ini perlu dilakukan untuk meningkatkan PAD DKI Jakarta. Pihak yang menyayangkan mengatakan bahwa kenaikan ini terlalu memberatkan masyarakat.

Edi Sumantri mengatakan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang kenaikan tarif PBBKB ini.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang kenaikan tarif PBBKB ini,” ujarnya.

Masyarakat yang ingin membayar PBBKB dapat melalui berbagai kanal pembayaran, seperti Kantor Bapenda DKI Jakarta, ATM, kantor pos, atau secara online melalui website Bapenda DKI Jakarta.

Berikut adalah rincian tarif PBBKB di DKI Jakarta:

  • Kendaraan roda dua: Rp 10.000 – Rp 1.500.000
  • Kendaraan roda tiga: Rp 10.000 – Rp 3.000.000
  • Kendaraan roda empat: Rp 20.000 – Rp 10.000.000
  • Kendaraan roda enam: Rp 30.000 – Rp 20.000.000
  • Kendaraan umum: Rp 5.000 – Rp 500.000
Baca Juga  Manfaat Telur Puyuh Bagi Mereka yang Sedang Diet: Sumber Nutrisi Berkualitas Tinggi

Komentar