Selebgram Siskaeee Disingkirkan, Kasus Video Dewasa di Yogyakarta Makin Panas

JAKARTA – Kasus video dewasa yang melibatkan selebgram Siskaeee semakin panas. Penyidik Polda Metro Jaya resmi melakukan disingkirkan terhadap Siskaeee pada Kamis (25/1/2024).

Siskaeee disingkirkan selama 20 hari pertama. Dia ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya.

“Setelah selesai melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Siskaeee tadi malam, terhadap tersangka dilakukan disingkirkan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan.

Ade mengatakan, penyidik melakukan disingkirkan terhadap Siskaeee untuk kepentingan penyidikan. Penyidik masih membutuhkan keterangan Siskaeee untuk melengkapi berkas perkara.

“Untuk kepentingan penyidikan,” kata Ade.

Siskaeee ditetapkan sebagai tersangka pada 8 Januari 2024. Dia diduga berperan sebagai produser dan pemeran dalam video porno yang diproduksi di Yogyakarta.

Selain Siskaeee, polisi juga menetapkan 10 orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah pemeran, kru produksi, dan fotografer.

Kasus ini bermula dari viralnya video Siskaeee yang melakukan aksi pornografi di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Video tersebut kemudian tersebar luas di media sosial.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Siskaeee di Kota Bandung, Jawa Barat, pada 4 Januari 2024.

Penanganan kasus ini mendapat perhatian publik, terutama dari kalangan aktivis perempuan. Mereka menilai, kasus ini merupakan bentuk pelecehan seksual terhadap perempuan.

Aksi disingkirkan terhadap Siskaeee juga mendapat tanggapan beragam dari publik. Ada yang mendukung, ada pula yang menentang.

Pemerintah juga turut menanggapi kasus ini. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan kepada Siskaeee.

“Kami akan memberikan pendampingan kepada Siskaeee, baik secara hukum maupun psikologis,” kata Bintang.

Kasus ini masih terus bergulir. Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka.

Baca Juga  Kuliner Enak Jakarta Di Surabaya Kreatif

Selain disingkirkan, Siskaeee juga terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara. Hal ini sesuai dengan Pasal 8 jo Pasal 34 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Ancaman hukuman yang berat ini membuat kasus ini semakin menarik perhatian publik. Banyak orang yang penasaran dengan kelanjutan kasus ini, termasuk bagaimana nasib Siskaeee di masa depan.

Tanggapan Publik

Penanganan kasus ini mendapat perhatian publik, terutama dari kalangan aktivis perempuan. Mereka menilai, kasus ini merupakan bentuk pelecehan seksual terhadap perempuan.

“Kasus ini merupakan bentuk pelecehan seksual terhadap perempuan,” kata Direktur Eksekutif Lentera Sintas Indonesia, Nining Elitos.

Nining mengatakan, kasus ini menunjukkan bahwa perempuan masih rentan terhadap kekerasan seksual. Dia mendesak pemerintah untuk meningkatkan upaya perlindungan terhadap perempuan.

Aksi disingkirkan terhadap Siskaeee juga mendapat tanggapan beragam dari publik. Ada yang mendukung, ada pula yang menentang.

Mereka yang mendukung disingkirkan terhadap Siskaeee menilai bahwa hal itu merupakan langkah yang tepat untuk mencegah penyebaran konten pornografi.

“Penyingkirkan terhadap Siskaeee merupakan langkah yang tepat untuk mencegah penyebaran konten pornografi,” kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto.

Susanto mengatakan, konten pornografi dapat berdampak buruk terhadap anak-anak. Dia berharap, disingkirkan terhadap Siskaeee dapat menjadi pelajaran bagi orang lain untuk tidak memproduksi atau menyebarkan konten pornografi.

Sementara itu, mereka yang menentang disingkirkan terhadap Siskaeee menilai bahwa hal itu merupakan bentuk kriminalisasi terhadap perempuan.

“Penyingkirkan terhadap Siskaeee merupakan bentuk kriminalisasi terhadap perempuan,” kata Pengacara publik LBH Jakarta, Nursyahbani Katjasungkana.

Nursyahbani mengatakan, Siskaeee adalah korban dari sistem patriarki. Dia mendesak pemerintah untuk memberikan perlindungan hukum kepada Siskaeee.

Tanggapan Pemerintah

Pemerintah juga turut menanggapi kasus ini. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan kepada Siskaeee.

Baca Juga  Objek Wisata Jakarta Di Medan 2024

“Kami akan memberikan pendampingan kepada Siskaeee, baik secara hukum maupun psikologis,” kata Bintang.

Bintang mengatakan, pendampingan hukum dan psikologis diperlukan untuk memastikan bahwa Siskaeee mendapatkan hak-haknya.

Kasus Masih Bergulir

Kasus ini masih terus bergulir. Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka.

Polisi juga masih mendalami motif Siskaeee memproduksi dan menyebarkan konten pornografi.

Kasus ini diperkirakan akan menjadi perhatian publik dalam waktu yang lama.

Komentar