Harga Pangan di DKI Jakarta Hari Ini: Daging Ayam Naik, Cabai Turun

JAKARTA – Harga pangan di DKI Jakarta mengalami perubahan pada hari Rabu (15/12/2023). Berdasarkan data dari Info Pangan Jakarta, harga daging ayam ras naik sebesar Rp100 per kilogram (kg) menjadi Rp36.100 per kg. Sementara itu, harga cabai rawit merah turun sebesar Rp500 per kg menjadi Rp42.900 per kg.

Berikut adalah daftar lengkap harga 19 bahan pangan di DKI Jakarta menurut Info Pangan Jakarta per tanggal 15 Desember 2023 pukul 10.34 WIB:

Bahan Pangan Harga (per kg)
Daging Sapi Murni Rp134.940
Cabai Rawit Merah Rp42.900
Cabai Merah Keriting Rp93.920
Telur Ayam Ras Rp30.824
Bawang Merah Rp38.670
Bawang Putih Rp38.918
Gula Pasir Rp16.365
Tepung Terigu Rp10.987
Garam Dapur Rp3.562
Tomat Buah Rp17.365
Jeruk Medan Rp29.200
Gas Elpiji 3kg Rp21.052
Susu Bubuk Bendera 400gr Rp40.200
Susu Bubuk Dancow 400gr Rp45.714
Susu Kental Bendera 200gr Rp12.829
Susu Kental Enak 200gr Rp11.093
Margarin Blueband Cup Rp15.333
Margarin Blueband Sachet Rp10.280

Kenaikan harga daging ayam ras disebabkan oleh meningkatnya permintaan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Sementara itu, penurunan harga cabai rawit merah disebabkan oleh panen raya di sejumlah daerah penghasil cabai.

Harga pangan di DKI Jakarta ini dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung pada kondisi pasokan dan permintaan di pasar.

Kenaikan harga pangan di DKI Jakarta ini mendapat perhatian dari pemerintah. Pemerintah diminta untuk melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas harga pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan sejumlah upaya untuk menjaga stabilitas harga pangan, seperti:

  • Melakukan operasi pasar murah untuk menjual bahan pangan dengan harga terjangkau.
  • Mendorong produksi pangan lokal.
  • Melakukan pengawasan terhadap distribusi pangan.
Baca Juga  Peta Kota Jakarta: City Map Penting untuk Jelajahi Ibu Kota Indonesia

Namun, Suharini mengatakan bahwa upaya tersebut belum cukup untuk mengendalikan harga pangan. Ia meminta pemerintah pusat untuk memberikan bantuan berupa subsidi atau insentif kepada para petani dan peternak.

“Pemerintah perlu memberikan bantuan kepada para petani dan peternak agar mereka bisa meningkatkan produksi pangan dan menjaga harga pangan tetap stabil,” kata Suharini.

Suharini juga meminta masyarakat untuk bijak dalam mengonsumsi pangan. Masyarakat diimbau untuk tidak membeli pangan secara berlebihan, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Masyarakat perlu bijak dalam mengonsumsi pangan agar tidak terjadi lonjakan permintaan yang menyebabkan harga pangan naik,” kata Suharini.

Komentar