Dikira Batu Biasa! Inilah Lubang Harta Pusaka Kerajaan Majapahit yang Ditutup Batu Raksasa?

Jakarta – Pendeta Odorico de Pordenone tahun 1321 Masehi mengunjungi Majapahit yang dalam catatannya:

Raja Jawa memiliki istana yang mengagumkan. Karena itu sangat besar, tangganya juga sangat besar dan lebar, anak tangganya terbuat dari emas dan perak bergantian.

Begitu juga jalan istana dipasang dari ubin emas dan perak. Dinding bagian dalam dipasang pelat emas, pahatan kesatria semua dari emas.

Terlebih lagi langit-langitnya terbuat dari emas murni. Singkatnya istana ini lebih indah dan lebih kaya pada hari ini dari pada yang ada di dunia.

Sekarang Khan Agung Cathay (Dinasti Yuan Tiongkok) sudah sering berperang dengan raja ini, tetapi selalu dapat dikalahkan.
Begitu juga catatan Tome Pires tahun 1512 Masehi :
… dan mereka memiliki banyak kuda yang dihiasi. Mereka menggunakan keris, pedang dan tombak semuanya bertatakan emas.

Mereka pemburu dan penunggang kuda yang hebat. Kuda ini memiliki sanggurdi dan pelana yang bertatakan emas.
Pakaian mereka dihiasi dengan emas, keris, pedang, pisau, kelewang yang semuanya bertatakan emas.

Mereka memiliki sejumlah selir, kuda jennet, gajah, sapi untuk menarik kereta kayu yang bertatakan emas.
Tentu kejayaan materi di istana Majapahit Trowulan (1293-1519 M.) ini berbanding lurus dengan kejayaan spiritual dan religi di gunung-gunung selatan kota Trowulan.

Sebagaimana jejak kompleks pertapaan yang megah pada masanya di bukit Puyang selatan desa Padusan, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur.

Jejak kuno yang kurang terawat dan sangat terlantar, bahkan banyak jejak penggalian para pemburu harta karun dan pusaka kerajaan Majapahit.

Baca Juga  Alasan Anda Harus Memilih Program Executive Education dari Stanford

Komentar