Doni Salmanan Divonis 4 Tahun Penjara Karena Kasus Penipuan Bekedok Investasi

Majelis hakim Pengadilan Negeri Bale di Bandung memvonis Doni Salmanan, terdakwa kasus penipuan investasi opsi biner melalui aplikasi Quotex, dengan hukuman empat tahun penjara. Hakim juga membebaskan para terdakwa atas dakwaan pencucian uang (TPPU) yang diajukan kejaksaan. Kamis (15/12)

Vonis hakim lebih ringan dari vonis jaksa yang menuntut 13 tahun penjara. Putusan dibacakan di Pengadilan Negeri Bandon Vale, dan Doni Salmanan mendengarkan putusan di Penjara Bandon Jerecon. Hal yang memperumit putusan Hakim yaitu Doni secara tidak jujur ​​mengajukan diri sebagai Afiliasi Quotex. Situasi paliatif adalah bahwa terdakwa belum dihukum.

“Terdakwa tidak pernah dihukum,” kata hakim. Adapun Doni Salmanan, dialah yang pertama didakwa. Pasal 45A(1) juncto Pasal 28(1) UU RI No. 11 Tahun 2008, sebagaimana telah diubah dan menggantikan UU RI No. 19 tentang ITE. UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sementara itu, hakim menganggap dakwaan kedua wanprestasi. Terdakwa Doni diperintahkan untuk ditahan. Barang bukti nomor 1 sampai dengan 131 sebagian dikembalikan kepada terdakwa, dan sebagian barang bukti nomor 132 ke atas disita negara.

Selain itu, masa penahanan dan penahanan terhadap terdakwa dikurangi dari hukuman yang dijatuhkan. Kecurigaan Kejaksaan terhadap pencucian uang terhadap terdakwa tidak dapat dibuktikan. Oleh karena itu, terdakwa dibebaskan dan tuntutan pengembalian dana tidak dikabulkan.

Baca Juga  Apresiasi Tindak Tegas Kapolri Berantas Judi Online, Buru Apin BK Ke Malaysia

Komentar