Rp. 955 Juta, DPR Jelaskan Anggaran untuk Kalender

Warta Jakarta – Sekjen DPR Indra Iskandar menjelaskan bahwa anggaran cetak kalenderDPR senilai Rp 955 juta itu dipergunakan untuk tahun 2023. “Itu untuk kalender 2023 dilelang waktu bulan Oktober dan dicetak Desember,” kata Indra ketika dimintai konfirmasi, Sabtu (27/08).

Indra mengatakan ada dua jenis kalender yang akan dicetak, yakni kalender meja dan kalender gantung. Indra menyebut, berdasarkan harga perkiraan sendiri, kalender meja dianggarkan Rp 27.500 per unit dengan jumlah 5.000 unit. Sedangkan kalender gantung dihargai senilai Rp 45.500 dengan jumlah 15 ribu unit.

Indra juga merespons kritik Formappi yang meminta anggaran kalender itu disetop. Indra mengkritik balik Formappi.

“Tanya ke Formappi apa saja yang boleh dilakukan DPR? Semua pernyataan Formappi itu mengulang recycle-kan, rakyat lagi susah, rakyat lagi lapar, terus ini mau naik BBM, argumentasinya berputar di situ-situ saja, ya kan? Sehingga orang nggak boleh ngapa-ngapain,” ujarnya.

“Coba cek di semua instansi, ada nggak yang nggak melakukan apa-apa, diam, karena rakyat lagi susah, gitu, kantor berhenti. Itu harus punya pemahaman yang komprehensif. Jangan cuma nyari panggung,” lanjut Indra.

Indra mengutip imbauan Presiden Jokowi untuk menghidupkan kembali perekonomian. Menurutnya, pembelian suatu produk dapat meningkatkan kegiatan perekonomian.

“Ini kan kegiatan kita menghidupkan ekonomi juga, harus dipikirkan karena imbauan Presiden untuk segera melakukan proses-proses untuk ekonomi bergerak, jadi jangan isu nyari panggung saja Formappi,” ujar Indra.

Sebelumnya, dilihat detikcom dari situs LPSE DPR RI, Jumat (26/8/2022), tender cetak kalender itu diberi nama ‘Pencetakan Kalender DPR RI’ dengan kode tender 739087.

Tender ini dibuat pada 23 Agustus 2022 dengan tahapan saat ini pengumuman pascakualifikasi. Tender berada pada satuan kerja Sekretariat Jenderal DPR RI.

Baca Juga  Kejutan Bagi Para Ilmuwan NASA Tentang Temuan Planet Mirip Bumi

Sumber : www.dw.com

Komentar